Survei Alvara: Lima Ulama Yang Paling Sering Ditonton Selama Ramadan

0
984

Sangkhalifah.co — Lembaga Survei Alvara Research Center merilis data prilaku masyarakat dalam mendengar dan menonton selama bulan Ramadan berubah, dari yang sebelumnya menyukai penceramah radikal beralih ke penceramah moderat. Tentunya ini ditopang oleh kondisi pandemi yang membuat masyarakat kembali ke jati dirinya, yaitu menyukai pesan-pesan damai dan narasi kelemahlembutan.

Berdasarkan Surveri Alvara, media yang digemari untuk mendengar dan menonton adalah televisi 54,2 persen, Youtube 53,3 persen, live 18,1 persen dan radio 7,3 persen.

Adapun topiknya meliputi, amal ibadah ramadan 51,7 persen, fikih kehidupan sehari-hari 50,0 persen, pengajian kitab 28,0 persen, ilmu akidah 19,1 persen, ilmu tauhid 17,4 persen dan ilmu tasawuf 14,4 persen.

“Yang menarik adalah bila dibandingkan survei-survei sebelumnya bahwa pengajian kitab tidak menghiasi layar televisi, media sosial dan sejenisnya. Ramadan kali ini misalnya, kiai-kiai Nahdlatul Ulama dan tokoh-tokoh banyak membuat pengajian online dan ceramah-ceramah, seperti Gus Mus,” papar CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali melalui keterangan tertulis, Seleasa (26/5/2020).

Kelima ulama yang sering ditonton tersebut adalah Ustadz Abdul Somad (UAS) sebanyak 18,6 persen, KH. Bahauddin Nursalim sebanyak 15,7 persen, KH. Ahmad Mustofa Bisti (Gus Mus) sebanyak 8,3 persen, KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) sebanyak 5,1 persen dan Prof. Muhammad Quraish Shihab sebanyak 4,9 persen.

Adapun jam menontonnya ada tiga waktu yang banyak, yaitu setelah Subuh jam 06.00, sebelum Magrib jam 17.00 sampai 18.00, dan setelah Tarawih jam 20.00 sampai 21.00.

“Sebanyak 79,6 persen masyarakat Indonesia dalam bulan Ramadan lebih banyak mendengarkan hal-hal keagamaan. Semangat beragama umat Islam sangat tinggi dan menonton sesuai dengan ulama atau tokoh yang disukainya,” tutup Hasanuddin Ali.

Leave a reply

error: Content is protected !!