Praktik Islam di Bawah Sistem Demokrasi

2
193

Sangkhalifah.coIslam adalah agama yang sempurna. Ditempatkan di posisi manapun Islam tetap merupakan agama yang agung. Bahkan jika ada orang yang membenci Islam sekalipun ia akan langsung memaafkan pelakunya tanpa memunculkan perlawanan maupun kebencian. Wajar jika kemudian pada hakikatnya Islam tak perlu dibela. Yang perlu dibela adalah mereka-mereka yang ditindas, diperlakukan dengan kekerasan dan diintimidasi yang itu telah melanggar rambu-rambu kemanusiaan dan agama Islam. Dengan sendirinya Islam sudah memiliki kemuliaan dan derajat tinggi dalam kondisi dan situasi apapun.

Dalam konteks negara demokrasi Islam juga berkedudukan mulia. Tidak tepat jika menyatakan Islam bertentangan dengan demokrasi karena keduanya dapat saling bersinergi untuk sama-sama memberikan kemaslahatan di tengah umat. Di negara demokrasi Islam sebagai agama tidak dicampakkan ajarannya. Bahkan dalam konteks Indonesia, Islam merupakan agama yang paling dimuliakan di bawah negara demokrasi karena merupakan agama mayoritas, agama yang paling banyak memiliki umat. Mereka tidak pernah sekalipun diusik, apalagi diusir, dengan sebab negara menggunakan sistem demokrasi.

Selain itu, di bawah naungan demokrasi nilai-nilai Islam pun teraplikasikan dengan baik. Sebagaimana demokrasi yang identik dengan musyawarah, keadilan dan tanggung jawab, Islam merupakan agama yang menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut. Di bawah demokrasi pemimpin dan yang dipimpin dituntut bermusyawarah dalam menentukan dan menerima kebijakan tertentu. Tidak boleh ada ketidakadilan baik itu dirasakan oleh masyarakat bawah atau bahkan pemimpinnya. Meskipun demikian, pemimpin tetap menjadi garda depan bertanggung jawab atas persoalan yang menimpa masyarakat. Nilai-nilai Islam berupa musyawarah, keadilan dan tanggung jawab terpenuhi dengan maksimal di bawah demokrasi.

Di bawah negara demokrasi, ajaran Islam pun dapat mewujud dengan bebas tanpa ada larangan sedikitpun dari siapapun. Umat Islam bebas melangsungkan ibadah apapun dan di manapun. Tidak ada satu ibadah pun dilarang oleh pemimpin suatu negara yang menerapkan sistem demokrasi. Lebih dari itu umat Islam seperti dianak-emaskan oleh negara Demokrasi sebab merupakan mayoritas. Umat Islam memiliki Kementerian Agama, yang walaupun untuk semua agama, tetap saja identik dengan Kementerian Agama Islam. Umat Islam bebas membuat masjid di manapun. Mereka tak dilarang melaksanakan shalat di manapun tanpa rasa takut untuk dibubarkan.

Negara demokrasi identik dengan negara yang inklusif, demokratis dan terbuka. Karena itulah inti negara demokrasi yang dalam Islam diistilahkan dengan syûrâ (musyawarah). Pemimpin dapat menentukan kebijakan setelah berembug bersama para wakil rakyat. Begitu pula rakyat dapat menerima atau menolak kebijakan pemimpin ketika lahir sebuah tata aturan atau undang-undang. Ini berbeda dengan khilafah yang lebih eksklusif hanya satu arah. Pemerintah dalam khilafah bersifat otoriter dalam memutus kebijakan. Nilai ini bertentangan dengan Islam yang mengajarkan nilai-nilai musyawarah dan keadilan.

Bukti kemuliaan Islam di bawah negara demokrasi adalah keluesannya dengan agama-agama lain. Islam menjadi agama yang tidak kaku dan rigid di bawah naungan demokrasi. Ia bisa bergandengan tangan dengan agama-agama lain dalam rangka sama-sama memberikan kemaslahatan bagi masyarakat. Toleransi dengan agama-agama lain merupakan ajaran Islam sendiri yang merupakan bukti kasih Islam kepada semua yang berbeda. Sebagaimana negara demokrasi yang identik dihuni oleh kelompok manusia dengan keragaman, Islam sejalan dengan demokrasi yang mengedepankan nilai-nilai toleran dan moderat.

Akhirnya, jika kita mau berfikir sehat dan jernih, sejatinya Islam sangat mulia di bawah demokrasi. Nilai-nilanya menyeruak di sudut-sudut sistem demokrasi. Ibadah umatnya diizinkan secara cuma-cuma. Dan dapat tertatanya aturan saling hormat menghormati antar pemeluk agama. Islam di bawah demokrasi menemukan nafas kemuliaan. Tidak ada diskriminasi Islam di bawah demokrasi. Karena Islam dan demokrasi merupakan dua hal yang dapat berjalan bergandengan tangan untuk memberikan kemaslahatan untuk banyak orang. []

2 comments

Leave a reply

error: Content is protected !!