Polri: Kami Mengingatkan Bahaya Radikalisme, Pemetaan Masjid Ranahnya Instansi Keagamaan

0
269

Sangkhalifah.co — Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyatakan pihaknya tidak berada di leading sector terkait wacana pemetaan masjid demi mencegah penyebaran paham terorisme di Indonesia.

Menurut Dedi, kepolisian hanya bertugas untuk mengingatkan kepada masyarakat mengenai bahaya radikalisme dan terorisme.

“Kami polisi ada di second line sebagai early warning mengingatkan kepada masyarakat untuk betul-betul waspada terkait masalah sebaran paham-paham radikalisme,” kata Dedi.

Lebih lanjut, Dedi menuturkan leading sector dalam kasus tersebut merupakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) seperti BPET MUI hingga Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

“Itu yang leading sector yang dikedepankan adalah BPET MUI dan Kementerian Agama, termasuk juga BNPT,” pungkas Dedi.

Sebagai informasi, wacana pemetaan terhadap masjid disampaikan oleh Direktur Keamanan Negara Badan Intelijen Keamanan Mabes Polri, Brigjen Umar Effendi dalam acara Halaqah Kebangsaan 1 yang diselenggarakan BPET MUI Pusat. Alasannya dalam rangka untuk mencegah penyebaran paham radikalisme dan terorisme. []

Leave a reply

error: Content is protected !!