PNIB: Yang Minta Densus 88 dan BNPT Dibubarkan Perlu ‘Diadili’

0
133

Sangkhalifah.com – Sejak tahun 2013 hingga sekarang banyak tokoh dan lembaga yang menginginkan Densus 88 dibubarkan. Termasuk juga yang ingin membubarkan BNPT.

Beberapa hari lalu Fadli Zon, anggota DPR RI dari fraksi Partai Gerindra meminta Densus 88 dibubarkan. Fadli Zon yang juga pernah menjadi wakil ketua DPR RI ini pun sontak jadi bulan-bulanan cemoohan masyarakat Indonesia, tak hanya di medsos.

Sebelum Fadli Zon yang meminta Densus 88 dibubarkan, para mantan eks napi terorisme (napiter) meminta BNPT dibubarkan.

Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB), AR. Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal) turut mengomentari isu tersebut.

“Jauh sebelum Fadli Zon meminta Densus 88 dibubarkan dan para napiter meminta BNPT dibubarkan Dien Syamsudin yang saat itu menjabat sebagai wakil ketua MUI juga pernah mengeluarkan statement yang meminta Densus 88 dibubarkan,” kata Gus Wal.

Ketua Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) menambahkan bahwa upaya upaya gila dan sangat tidak bermanfaat dari Fadli Zon, para napiter dan Dien Syamsudin sejak lama hanya terus dibiarkan. Tidak ada sikap investigasi yang dilakukan kepada mereka.

“Meskipun hanya sebuah celoteh, ocehan ataupun tulisan wacana yang mereka dengungkan untuk pembubaran DENSUS 88 dan BNPT ini tak bisa dibiarkan begitu saja, apalagi yang ngomong adalah seorang wakil ketua MUI kala itu, anggota DPR, bahkan pernah menjadi wakil ketua DPR,” ujar Gus Wal.

Tentunya kita bisa menyimpulkan atau pun menduga bahwa yang mereka lakukan adalah untuk menguatkan kembali paham ideologi terlarang seperti radikalisme, khilafahisme, ekstremisme dan terorisme.

“Rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke sangat berterima kasih dengan keberadaan dan apa yang dilakukan oleh BNPT dan Densus 88 yang selama ini getol menekan laju pertumbuhan dan persebaran paham dan gerakan Radikalisme Khilafah Terorisme di seantero negeri,” pungkas Gus Wal.

Berapa banyak para teroris yang sudah ditangkap oleh Densus 88. Dan kita wajib mengapresiasi kinerja dan prestasi yang dilakukan oleh Densus 88 yang beberapa tahun ini selalu lebih dahulu menangkap para gembong jaringan teroris sebelum dapat meledakkan bom.

“Kita tentunya sebagai rakyat Indonesia wajib mengapresiasi kinerja dan Prestasi Densus 88 Yang saat ini dipimpin oleh Irjen. Pol. Marthinus Hukom dan BNPT yang saat ini dipimpin oleh Komjen Pol. Dr. Boy Rafli amar, yang dimana saat ini Densus 88 dan BNPT masih istiqomah menjaga Rakyat Indonesia dan bangsa dari serangan serangan terorisme,” tutup Gus Wal. []

Leave a reply

error: Content is protected !!