Pancasila Menjadi Acuan Dalam Bernegara

2
217

2 comments

  1. muh. yahya 23 Agustus, 2020 at 12:17 Balas

    terimakasih atas pencerahan ini.
    z dan teman2 kampus dulu sempat meng, agung- agungkan konsep khilafah.
    tapi maulai hari ini insyaAllah z akan berusaha menyadarkan teman2 lewat narasi2 yg berbobot dr link ini.
    dikampung z utamanya para mantan preman yg mulai belajar Agama, kebanyakn mereka masuk ke kelompok agama yg kurang cocok bagi sya.
    dan z yang awam ini mengagap faham teman2 z selalu menghukumi budaya. dan tradisi dngan kata bid,ah.
    mohon pencerahan lebih lanjut…..

  2. Menakar Relasi Otoritas dan Tradisi Dalam Perdebatan Pancasila - sangkhalifah 17 September, 2020 at 09:59 Balas

    […] As’ad Said Ali memaparkan, di era reformasi Pancasila justru dipersoalkan oleh sejumlah anak bangsa dan dikambinghitamkan sebagai penyebab terjadinya keterpurukan hampir semua bidang kehidupan. Diantara mereka ada yang beranggapan, bahwa carut marut kehidupan kita berbangsa dan bernegara pada saat ini, sudah pada tingkat yang mengkhawatirkan. Mana mungkin tujuan dan cita-cita kemerdekaan Indonesia yang diamanatkan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 menjadi kenyataan. Bahkan, semakin kesini keadaannya makin menjurus dan sudah di ambang kehancuran. Semuanya sistemik, bibitnya telah disemai sejak dikhianatinya perjanjian luhur para pemimpin bangsa pada awal negara republik Indonesia berdiri. Pencemaran terhadap cita-cita luhur yang terjadi di awal kemerdekaan, akan mempengaruhi perjalanan selanjutnya. Tidak mengherankan apabila ada yang menghukumkan syirik kepada siapa saja yang berjanji setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. […]

Leave a reply

error: Content is protected !!