Nuruzzaman: Perpres Ekstremisme Sudah Bagus

1
321

Sangkhalifah.coKadensus 99 GP Ansor, Mohammad Nuruzzaman menyebutkan bahwa Peraturan Presiden Nomor 7 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme Tahun 2020-2024 itu sudah tepat. Tinggal menunggu pembuktian seperti keseriusan total dalam lembaga terkait.

Terutama dalam melibatkan masyarakat harus diberikan formulasinya yang terbaik. Agar bisa menepis ragam pesimis dari kelompok maupun lembaga civil society. Dimana kita ketahui, YLBHI pintu masuk kritikannya melalui hal ini.

“Bagi kami, masyarakat seperti saya (Nahdliyyin), hal-hal ini sangat ditunggu. Dan kami tidak ada masalah dengan Perpres Ekstremisme tersebut. Tapi kami akan sangat apresiatif, manakala pada tatanan implementasinya berjalan dengan baik dan bisa menjadi solusi terbaik pula,” ungkap Nuruzzaman.

Deputi Bidang Ideologi dan Agama CICSR ini juga mengungkapkan bahwa keberadaan Perpres ini memperkuat undang-undang tentang ormas.

“Saya melihat Perpres Ekstremisme ini tidak bertolak belakang. Sebab pelibatan masyarakat yang dijangkau dalam Perpres tersebut bersifat mengadukan, sedangkan penindakan tetap menjadi wilayah lembaga yang berwenang, seperti kepolisian,” tambahnya.

Nuruzzaman berharap pula, dalam proses aplikasinya dibutuhkan penyampaian dari beragam lapis. Harus dilakukan secara masif dan dikampanyekan terus menerus.

“Fungsi kampanye juga, agar masyarakat mengetahui informasi yang sebenarnya. Mereka memiliki bekal sebelum mengadukan. Di lapisan bawah itu sederhana, mereka sudah punya sensitifitas tinggi. Tapi juga harus di-update informasi penting lainnya,” pungkasnya.

Disisi lain pula yang terpenting, masyarakat yang kelak mengadu diberikan perlindungan penuh. Terkadang di lapisan bawah yang ingin menyampaikan informasi dan mengadu kepada kepolisian merasa takut.

“Nah, ini juga yang penting. Keamanan si pelapor. Agar mereka tidak takut dan acuh tak acuh dalam mendengar, melihat dan menyaksikan sesuatu yang bertentangan dengan visi-misi negara saat ini,” tutupnya. []

1 comment

Leave a reply

error: Content is protected !!