Makmun Rasyid: MUI Mendukung Kepolisian dalam Memberantas Terorisme

1
293

Sangkhalifah.co — Polri menegaskan tidak ada upaya kriminalisasi terhadap Farid Ahmad Okbah (FAO) dan anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ahmad Zain an-Najah (ZA) oleh Datasement Khusus (Densus) 88 Antiteror. Keduanya ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka kasus terorisme berdasarkan bukti yang jelas atas keterlibatannya.

“Tindakan yang dilakukan Densus 88 telah sesuai prosedur dan mekanisme yang ditetapkan undang-undang terorisme untuk menangkap siapa saja yang terlibat dalam jaringan teroris,” tutur Pengurus Harian Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme (BPET) MUI Pusat Muhammad Makmun Rasyid di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (17/11/2021).

Menurut dia, Densus 88 Antiteror Polri bergerak menangkap tiga terduga teroris di Bekasi berdasarkan penelusuran panjang, mulai dari penangkapan Amir Jamaah Islamiyah (JI) Para Wijayanto. Bukti petunjuk itu membuat Densus pun mendapatkan bukti berikutnya, baik FAO dan ZA terlibat dalam organisasi pendanaan JI yakni Lembaga Amil Zakat Baitul Mal Abdurrahman bin Auf (LAZ BM ABA).

“Upaya penegakan hukum yang dilakukan Densus murni penegakan hukum yang tegas terhadap tindakan yang tidak bertanggung jawab, dan bukan bentuk kriminalisasi tokoh, ustaz atau pun lembaga perkumpulan para agamawan,” jelas Makmun.

Majelis Ulama Indonesia akan berbenah pasca penangkapan anggota Komisi Fatwa MUI Ahmad Zain An-Najah dalam kasus terorisme. MUI Pusat bersih-bersih internal untuk memastikan anggota terbebas dari kelompok teroris

“Ke depannya bagi kami di MUI, khususnya melalui badan yang kami nahkodai di BPET MUI, salah satu yang akan kita lakukan adalah membuat pola rekreitmen dan mekanisme profiling sebagai bentuk penjagaan dan upaya pembersihan di internal,” pungkasnya.

Dia meyakini penangkapan anggota Komisi Fatwa MUI Pusat tidak terburu-buru. Densus 88 Antiteror memiliki sejumlah bukti dan serangkaian fakta yang akhirnya membongkar keterlibatan Ahmad Zain dan dua kawannya

“Artinya ada proses yang berkelanjutan, mendalam, sistematis yang dilakukan Densus dan pintu utamanya dengan tertangkapnya Para Wijayanto itu. Dari sini kemudian menemukan bukti dari hasil BAP-BAP tersangka hingga ditangkapnya salah satu anggota MUI pusat,” tutup Makmun. []

1 comment

Leave a reply

error: Content is protected !!