Makmun Rasyid: Kegiatan Kontra Radikal Polri Sebagai Upaya Menangkal Radikalisme dan Terorisme

1
284

Sangkhalifah.co — Divisi Humas Polri menerjunkan tim Penerangan Umum Biro Penerangan Masyarakat ke Polresta Deli Serdang dalam rangka FGD pencegahan dan penanggulangan paham radikalisme dan terorisme. Kegiatan dilaksanakan di Aula Terbuka, Mapolresta Deli Serdang. Kamis (26/8/2021).

FGD mengangkat tema “Teroris Musuh Kita Bersama”, dengan narasumber ialah Ustadz Muhammad Makmun Rasyid dari Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme (BPET) MUI Pusat.

“Kegiatan kontra radikal yang dilakukan Polri melalui Divisi Humas Polri ini sebagai bentuk upaya mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam pencegahan dan penanggulangan gerakan radikalisme-terorisme. Juga sebagai bentuk upgrade informasi dan tambahan ilmu yang langsung diberikan oleh pihak kepolisian,” ungkapnya.

Mewakili Polri, Kepala Bagian (Kabag) Penum Ro Penmas Div Humas Polri Kombes. Pol. Dr. Ahmad Ramadhan, S.H., M.Si., M.H mengatakan radikalisme dan intoleransi adalah bibit-bibit munculnya dari jaringan terorisme. Sedangkan deradikalisme adalah memberikan pemahaman wawasan Kebangsaan kembali kepada yang orang-orang telah melakukan aksi teror yaitu para atau eks napiter.

“Pertama saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu yang telah hadir pada kegiatan ini, Kegiatan pagi ini yaitu Kontra Radikal yang merupakan upaya Polri bersama stakeholder untuk melakukan nilai-nilai dan pemahaman wawasan Kebangsaan kepada masyarakat untuk menangkal kegiatan radikal,” terangnya.

“Program ini dengan tema teroris adalah musuh kita bersama. Radikalisme saat ini sudah merambah kepada kelompok milenial, seperti kejadian teroris di makassar dilakukan sepasang suami istri yang berumur 20 tahun dan juga kejadian penyerangan bunuh diri di Mabes Polri. Kegiatan ini diyakini oleh mereka sebagai fisabilillah yg di anggap sebagai jihad oleh paham yang diyakini Pok Radikal,” tutupnya. []

1 comment

  1. Cegah Terorisme, Divisi Humas Polri Adakan FGD Dengan Tokoh Lintas Agama di Lampung - sangkhalifah 12 September, 2021 at 06:40 Balas

    […] “Terorisme adalah salah satu bentuk kejahatan yang terorganisir dengan baik “well organized”, bersifat transnasional dan digolongkan sebagai kejahatan luar biasa extra ordinary crime yang tidak membeda bedakan sasaran indiskrimatif. Kegiatan kontra radikal teroris secara simultan dan efektif harus dilakukan oleh segenap pemerintah dan masyarakat . Tidak ada istilah mengkambing hitamkan polisi-tentara sebagai badan yang bertanggung jawab secara struktural kenegaraan . Masyarakat perlu terlibat dan dilibatkan sebagaimana amanat UUD 1945 untuk sama sama menjaga NKRI,” kata Makmun Rasyid. […]

Leave a reply

error: Content is protected !!