Gus Ayik: Potensi Radikalisme Menurun

0
382

Sangkhalifah.co — Media Sangkhalifah.co bekerjasama dengan Yayasan Bina Bangsa Indonesia mengadakan seminar online dengan tema “Trend Radikalisme di Tengah Wabah Covid-19”, Kamis 14/05/2020. Panitia menghadirkan dua narasumber, Gus Ayik Heriansyah (Mantan Ketua HTI Babel) dan Gus Makmun Rasyid (Penulis buku HTI: Gagal Paham Khilafah).

Gus Ayik mengatakan bahwa trend radikalisme menurun. “Potensi radikalisme menurun, baik yang terafiliasi dengan ISIS maupun tindakan radikalisme dari HTI. Statusnya menjadi ‘status rendah’. Tapi kita tidak boleh lengah dan tetap waspada. Bekerja sesuai tupoksinya dalam menjaga NKRI ini. Satu sama lain saling bahu membahu untuk memutus dan menangkal laju gerak radikalisme dan terorisme”, ungkap Ayik.

Mantan Ketua HTI Bangka Belitung ini juga menyatakan, tindakan-tindakan propaganda dan narasi-narasi diskriminatif yang dialamatkan kepada pemerintah harus dibalas dengan argumentasi dan logika yang tinggi dari mereka. Harus tampil lebih baik dan sempurna.

Baca Juga:

“Ibarat memancing, jangan sampai ikan memakan umpan dan juga pancing kita. Jadi kita harus lebih baik dari mereka. Dengan begitu, mereka akan bisa kita rangkul dan ajak kembali ke pangkuan NKRI,” ujarnya.

Muhammad Makmun Rasyid menyatakan, motif gerakan radikalisme dan terorisme di tengah pandemi ini adalah salah satunya fokus pada mencari massa dan pengikut sebanyak mungkin. “Mereka sebagaimana hasil penelitian, menggunakan teori-teori dalam ilmu psikologi dan hypno-writing dalam memainkan iman dan imun masyarakat Indonesia. Ditambah masyarakat malas mengecek latar belakang dan keahlian narasumber-narasumber yang berkeliaran di media sosial,” katanya.

Solusi yang bisa kita gunakan selama masa pandemi ini, lanjut Gus Makmun, harus memperbanyak kontra narasi dan kerja intelektual. “Dalam suasana pandemi ini, masyarakat tidak saja terkena virus Corona, tapi juga virus berbahaya: kekagetan intelektual. Masyarakat kaget dan sebahagian generasi milenial kaget. Mereka dipaksa serba online dan semua hal tersajikan di situ. Kalau salah mengasup otak dan hati, maka akan salah dalam mengambil tindakan,” tegasnya.

Leave a reply

error: Content is protected !!