Gerakan Santri Madura Gelar Aksi Tolak Radikalisme-Ekstremisme

0
456

Sangkhalifah.co — Bertepatan Hari Pers Nasional ada aksi dari Gerakan Santri Madura di Pamekasan. Bertempat di Alun-Alun Pamekasan Jl. Mesigit, Rw. 03, Barurambat Kota, Kec. Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur telah berlangsung Aksi Unjuk Rasa dari (GSM) Gerakan Santri Madura sebagai korlap Isno (Bendahara GSM) diikuti massa sekitar 20 orang.

Tuntutan Aksi GSM, menolak segala bentuk paham radikalisme, ekstrimisme dan premanisme yang ada di Madura, juga mendukung pemerintah dalam memberantas organisasi intoleran, radikal dan terlarang di Indonesia

Korlap Mohammad Isno dalam orasinya menyatakan akhir-akhir ini di wilayah Madura kerap didapatkan simpatisan kelompok radikal yang sebenarnya tidak memiliki legal standing dan tidak memiliki kekuatan hukum di negara ini, tapi lantang bersuara seakan-akan merekalah representasi orang Islam yang benar.

“Akhir-akhir ini masyarakat Madura sering sekali kami temukan menjadi simpatisan FPI yang sudah menjadi organisasi terlarang di Negara Kesatuan Republik Indonesia, kita sebagai santri harus berperan aktif menjaga keutuhan NKRI”, kata Isno.

Gerakan Santri Madura mengajak kepada seluruh masyarakat, tokoh pemuda, dan mahasiswa untuk berperan melawan oknum selalu membawa isu-isu agama yang memecah belah bangsa.

Pemerintah melarang organisasi terlarang beroperasi karena dipandang tidak sesuai dengan pancasila maka dari itu Gerakan Santri Madura (GSM) mendukung pemerintah agar membasmi organisasi yang intoreran, radikal yang merusak persatuan dan kesatuan NKRI.

Sikap Ketua GSM Madura Zubair, Gerakan Santri Madura (GSM) menyikapi organisasi terlarang dengan menyatakan sikap sebagai berikut:

1. GSM menolak dengan keras segala bentuk paham radikalisme, ekstrimisme dan premanisme.

2. GSM mengajak kepada masyarakat Indonesia khususnya Madura agar tidak terprovokasi isu-isu agama yang memecah belah bangsa.

3. GSM mendukung langkah-langkah Polri dalam menegakkan hukum seadil-adilnya kepada masyarakat yang melanggar konstitusi di Republik ini.

4. GSM siap berada di garda terdepan untuk menjaga perdamaian di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

5. GSM mendukung pemerintah dalam memberantas organisasi radikal dan organisasi terlarang di Indonesia. []

Leave a reply

error: Content is protected !!