Cegah Paham Radikal-Teroris di Polresta Padang, Makmun Rasyid: Teroris Musuh Kita Bersama

0
248

Sangkhalifah.co — Dalam upaya mencegah berkembangnya paham radikal dan teroris di tengah-tengah masyarakat, Tim Divisi Humas Mabes Polri menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Polresta Padang Polda Sumbar, Kamis (14/10/2021).

Focus Group Discussion (FGD) ini sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan radikalisme dan terorisme mengambil tema “Terorisme Adalah Musuh Kita Bersama”.

Kombes Pol Hendra Rochmawan dalam kesempatannya mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menangkal dan mengantisipasi sedini mungkin kegiatan-kegiatan masyarakat yang mengarah dan dapat menimbulkan kategori radikalisme dan terorisme. Masyarakat pun dihimbau untuk bersama–sama bersatu bekerjasama melawan paham radikalisme dan terorisme sebagaimana tema Focus Group Discussion (FGD) kali ini.

“Jadi pencegahan dan penanggulangan paham radikal dan teroris di tengah masyarakat bukan hanya tugas dari kepolisian, namun juga tanggung jawab kita semua, karena terorisme adalah musuh bersama,” ungkap Kombes Pol. Hendra Rochmawan

Ia berpesan agar keluarga mengawasi putra putri dalam menggunakan sosial media, agar tidak sampai ikut menyebarkan berita yang belum terbukti kebenarannya (Hoax). Menurutnya, teroris tidak memandang agama, teroris melakukan aktifitasnya untuk kepentingan kelompok bertujuan menyebarkan teror.

“Forum ini penting untuk di ikuti untuk menambah pemahaman tentang pencegahan dan penanggulangan paham radikal dan terorisme,” ujarnya.

Pengurus Harian Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme (BPET) MUI Pusat Muhammad Makmun Rasyid, pada kesempatan yang sama menjelaskan, peran dari masyarakat terutama RT dan Tokoh Agama, pemuda serta masyarakat sangat penting dalam pencegahan dan penanggulangan paham radikal dan terorisme di wilayah di Polda Sumbar khususnya Polresta Padang,

“Jika aspek-aspek keindonesiaan seperti kearifan lokal dan model beragama yang inklusif tumbuh di dalam kehidupan kita maka ajakan bergabung ke dalam jaringan terorisme ini kemungkinan kecil. Disini pentingnya peran unsur-unsur penting dalam masyarakat untuk sensitif dalam membaca situasi, misalnya anak-anak muda yang galau itu sangat penting untuk dirangkul,” ujarnya.

Untuk itulah, Makmun Rasyid berharap dari kegiatan FGD yang digelar di wilayah Kota Padang, ini bisa membuat masyarakat khususnya Tokoh Agama, Pemuda dan lainnya untuk aktif memantau masyarakat di sekitarnya.

“Jadi sekali lagi saya katakan, bahwa teroris itu bukan musuh polisi, tapi musuh kita bersama. Karena musuh kita bersama maka ragam mitigasi harus kita lakukan bersama-sama juga”, tutupnya. []

Leave a reply

error: Content is protected !!