Bom Bunuh Diri, Ketua BPET MUI: Terorisme Musuh Bangsa

2
79

Sangkhalifah.co — Ketua Badan Penanggulangan Ekstrimisme dan Terorisme (BPET) MUI, Muhammad Syauqillah mengatakan, MUI mengecam keras tindakan terorisme berupa aksi bom bunuh diri di depan pintu Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan (28/3/2021).

“BPET MUI menegaskan bahwa terorisme merupakan musuh bangsa Indonesia, sekaligus musuh umat Islam. Tindakan teror jelas mengganggu ketenangan hidup masyarakat sekaligus menodai ajaran Islam yang amat menghargai kehidupan dan kemanusiaan,” ujarnya.

Menurut Ketua Program Studi Kajian Terorisme SKSG UI ini juga, BPET MUI turut berbela sungkawa pada para korban. Sekaligus mengimbau kepada masyarakat dan pihak terkait untuk tetap tenang, dan memastikan kepada pihak keamanan untuk memastikan mereka bisa menjalani aktivitas ritual ibadah seperti sedia kala.

“BPET MUI berharap kepolisian dan aparat yang berwenang bisa segera mengungkap latar belakang aksi kekerasan yang dilakukan di dekat tempat ibadah ini. Begitu juga langkah-langkah antisipasi sangat penting untuk dikuatkan, sehingga masyarakat bisa kembali tenang dan merasa aman serta mereka bisa menjalani aktivitas ibadah kembali,” tuturnya.

Atas terjadinya peristiwa teror ini, BPET MUI mengimbau para agamawan dan cendekiawan untuk terus meningkatkan pola pengajaran moderasi beragama yang menekankan Islam rahmatan lil alamin.

“Sekaligus melaporkan kepada aparat berwenang jika melihat aktivitas-aktivitas keagamaan yang mencurigakan atau menyimpang serta berpotensi mengoyak tatanan kehidupan beragama yang berjalan harmoni selama ini,” tambahnya.

Namun demikian, biasanya aksi demikian memiliki motif tidak semata dilakukan atas dasar balas dendam tetapi sebagai amaliyah (aksi) menjelang bulan Ramadan yang dianggap mereka bulan penuh kesucian.

“Mereka mengganggap bulan suci Ramadan adalah waktu yang tepat karena di bulan-bulan inilah amal dilipatgandakan. Sebab itu, harapan mereka aksi mereka mendapat kelipatan pahala dari Allah,” tandasnya.

M. Najih Arromadoni, Sekretaris BPET MUI juga menambahkan bahwa keadaan Indonesia ini harus membuat kita untuk terus bergandengan tangan dan bersatu padu dalam menanggulangi gerakan ekstremisme dan terorisme, baik dari hulu sampai hilir.

“Ormas akan terus dibutuhkan untuk merawat dan mengawal perjalanan bangsa dari segala ancaman dan tantangan yang dapat mengancam keutuhan dan persatuan seperti ancaman radikalisme dan terorisme,” tutupnya. []

2 comments

Leave a reply

error: Content is protected !!